Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Tablet Lokal Murah di Indocomtech 2012

thumbnail
Saat ini sedang berlangsung pameran tablet dan smartphone murah meriah dan banyak diskon di INDOCOMTECH

Harga tablet Android murah dimulai dari Rp 600 ribu hingga Rp 3 juta. Kebanyakan berukuran 7 inci dan 10 inci.

Advan (Rp 599.000 sampai Rp 2.199.000)
Cyrus (Rp 699.000 sampai Rp 2.999.000)
Efioo (Rp 599.000 sampai Rp 1.499.000)
iRobot (Rp 1.300.000 sampai Rp 1.599.000)
MyPad (Rp 749.000 sampai Rp 1.699.000)
Smartfren New Andromax Tab 7.0: (Rp 1.650.000)
Tabulet (Rp 799.000 sampai Rp 1.699.000)
Pixcom AndroTab Core 3D 8 GB: Rp 1.199.000

Tutorials Your Gravatar on Every Comments

thumbnail
Gravatar is a small pic to description of you if you make a comment on other blog. How to setting it. Its simple way, You just register on http://gravatar.com then upload your image you wan to make a gravatar. Then ok.
The gravatar sistem will read you email address to placing your gravatar on the command. if you change your email on comment, the gravatar will lose.
This tips is running on WordPress (WP) blog. register and upload your pic to gravatar.com and take this effect.

Boikot Presiden SBY Surabaya

thumbnail
Surabaya - Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kampus B Universitas Airlangga Jalan Airlangga, berlangsung ricuh. Mahasiswa dan polisi terlibat baku hantam saat berusaha membubarkan aksi yang dilakukan di tengah jalan. Bahkan sempat terjadi hujan batu dari dalam kampus.

Dari pantauan detiksurabaya.com, Selasa (14/12/2010) puluhan mahasiswa tergabung dari SMI, Pembebasan, Sebumi, GMNI itu semula dilakukan dengan cara berorasi di depan pintu masuk kampus B. Namun beberapa saat kemudian, massa membakar ban bekas di tengah jalan.

Polisi yang berpakaian preman dan berjaga di lokasi tak bisa bergerak. Mereka hanya bisa mengimbau agar tidak meneruskan aksinya. Namun mahasiswa tidak menghiraukan imbauan itu. Polisi yang mengetahui aksi mahasiswa segera membubarkan paksa.

Sebagian mahasiswa akhirnya lari terbirit-birit dan sebagian membalas pukulan polisi yang membubarkan paksa. Polisi mengamankan 2 atau 3 mahasiswa yang dianggap provokator. Melihat upaya yang dilakukan polisi, mahasiswa yang ada di dalam kampus melempar batu ke arah kendaraan dan polisi.

Petugas pun berusaha berlindung di balik truk dan meninggalkan lokasi. Sementara mahasiswa terus melempar batu.
(fat/fat)

Pee Wee Gaskins Bakar bendera Bonex

thumbnail
Band Pee Wee Gaskins diserang massa di Surabaya, Jumat (10/12/2010) karena disebut-sebut membakar bendera pendukung Persebaya, bonek. Namun, mereka membantahnya.

Regi, road manajer Pee Wee Gaskins pun jadi korban pengeroyokan. Regi dan sebagian dari personel Pee Wee Gaskins bahkan harus diamankan di kantor polisi karena masalah tersebut. Pelantun hits 'Dari Mata Sang Garuda' itu pun melaporkan semua kejadian kepada pihak berwajib.

"Niatnya pengen ngobrol dulu sama bonek-bonek itu. Cuma akhirnya baru ngelangkahin satu kaki tiba-tiba langsung dipukulin abis. Terus habis itu ya udah akhirnya diamanin ke polisi. Kita bikin BAP juga, abis itu kita kembali ke Jakarta," ujar sang vokalis Sansan ditemui usai mengisi acara 'DahSyat', Studio RCTI, Jakarta Barat, Senin (13/12/2010).

Kabar Pee Wee Gaskins membakar bendera Bonek tersebut disebarkan oleh seorang Anti Pee Wee Gaskins (APWG, sebutan untuk pembenci Pee Wee Gaskins) via Facebook. Hal tersebut akhirnya menyulut emosi bonek. Mereka kemudian menyerang Pee Wee Gaskins yang seharusnya tampil dalam acara 'Coca-cola Soundburst' di Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Sabtu (11/12/2010).

Pee Wee Gaskins akan mengusut dalang di balik provokasi tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak ada kejadian perobekan bendera apapun yang dilakukan Pee Wee Gaskins.

"Kita band yang nggak pernah nyulut masalah dengan band lain apalagi merobek bendera supporter bola suatu daerah. Itu udah benar-benar di luar akal sehat dan keluar dari hati nurani," jelas sang bassis, Dochi.

Sejak awal munculnya Pee Wee Gaskins ke kancah musik, tidak sedikit orang yang menyatakan membenci band pop punk tersebut. Para haters itu bahkan membuat grup bernama Anti Pee Wee Gaskins (APWG). Tidak jarang APWG membuat masalah yang menyulut emosi massa.

Foto Bugil ABG SMA pinggir sungai

thumbnail
Foto Bugil 11 Cewek SMA di Tepi Sungai Beredar di Pagaralam - Ediaan, 11 siswi SMA berpose bugil di tepi sungai di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Foto syur cewek-cewek nekat itu kini beredar luas di masyarakat setempat.

Foto-foto belasan anak baru gede (ABG) itu terlihat santai dengan pose bugil berbaris rapi di pinggir sungai. Mereka hanya mengenakan celana dalam tanpa ada penutup bagian penting lainnya sehingga bentuk tubuhnya terlihat jelas.

Sebelumnya, di Kota Pagaralam pernah dihebohkan oleh video mesum yang diperankan pelajar dan mahasiswa di dalam gubuk kawasan kebun kopi milik warga setempat.

Beredarnya foto yang menampakkan bagian dada, badan dari kaki hingga kepala tanpa ditutupi sehelai benang ini diketahui sekitar dua hari lalu. Namun peredarannya masih tersembunyi, namun foto ini mulai menyebar secara berantai melalui transfer handphone.

"Kami mendapat foto pelajar sekolah menengah atas (SMA) diduga berasal dari Pagaralam ini melalui transper handphone (hp), namun tidak tahu pasti dari sekolah mana," ungkap Dendi warga setempat, Kamis.

Ia mengatakan, peredaran foto-foto parade telanjang siswi ini selain di kalangan pelajar, pegawai termasuk kalangan umum, bahkan para pejabat teras, sehingga menjadi buah bibir di lingkungan Pemkot Pagaralam.

"Saat ini setiap orang sering membicarakan tentang aksi siswi nekat itu dengan membuat parade foto telanjang, sehingga selalu menjadi bahan pembicaraan, karena cewek ini statusnya masih sebagai pelajar disejumlah SMA Kota Pagaralam," kata dia.

Hampir semua orang, kata dia sudah memiliki foto itu sekarang ini, sebelumnya memang sekadar pembicaraan, tetapi belum ada barang buktinya.

Memang peredaran foto-fotoperempuanberumur sekitar 17-an tahun ini cukup mudah menyebar sehingga hampir setiap orang dapatmemilikinya, kata dia lagi.

Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Abdul Sholeh, mengatakan belum mendapat laporan jika ada belasan siswi SMA di Pagaralam melakukan foto telanjang secara beramai-ramai, namun akan tetap melakukan penyelidikan termasuk mengungkap siapa saja pelaku dan penyebarnya. (sumber: banjarmasinpost.co.id)